Profil, Biodata dan Biografi Lengkap Habib Luthfi Bin Yahya
Profil, Biodata dan Biografi Lengkap Habib Luthfi Bin Yahya -
Di kalangan Nahdliyin, tentu satu nama habib ini sangat populer dan tidak asing
lagi. Beliau memiliki banyak jamaah, bukan saja dari kalangan Nahdlotul Ulama
saja, namun dari luar NU pun beliau juga memiliki basis masa. Namanya adalah
Habib Luthfi Bin Yahya yang sering disapa dengan Habib Luthfi saja.
Tausiah-tausiah beliau selalu bisa menciptakan rasa nasionalisme yang tinggi di
kalangan umat beragama. Ceramah Habib Luthfi juga sangat menyejukkan.
![]() |
Habib Luthfi Bin Yahya |
Habib Luthfi adalah salah satu Habaib yang sangat dihormati di
Indonesia, keilmuan beliau dalam berbagai bidang agama begitu dijunjung tinggi
oleh para jamaah. Habib Luthfi sendiri dilahirkan di Pekalongan tepatnya pada
tanggal 10 Nivember 1947 atau tepat pada tanggal 27 Rajab tahun 1367 H. Habib
Luthfi ini dilahirkan dari seorang Syarifah yang bernama sayidah al Karimah as
Syarifah Nur. Habib Luthfi Bin Yahya ini selain sebagai seorang Ulama, beliau
juga aktif dalam organisasi Nahdlatul Ulama sebagai salah satu anggota Syuriyah
PBNU.
Selain aktif sebagai salah satu anggota Syuriyah PBNU, beliau juga
merupakan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia di Jawa Tengah. Selain itu, beliau
juga adalah Ra’is ‘Am jam’iyah Ahlu Thariqah al Mu’tabarah an Nahdiyah. Riwayat
pendidikan Habib Luthfi, terutama mengenai pendidikan agama, tentu saja beliau
mendapatkan ilmu agama Islam dari ayahanda tercintanya yaitu al Habib al Hafidz
‘Ali al Ghalib. Setelah mendapatkan pelajaran agama dari Ayahanda, Habib Luthfi
bin Yahya kemudian melanjutkan pendidikannya di Madrasah Salafiah selama tiga
tahun.
Baca juga :
Pendidikan sekolah Habib Luthfi kemudian dilanjutkan ke Pondok
Pesantren Benda Kerep Cirebon pada tahun 1959 M. Tidak berhenti di situ saja,
Habib Luthfi kemudian melanjutkan kelana ilmunya di Indramayu, Purwokerto dan
kemudian ke Tegal. Setelah cukup lama mengenyam pendidikan agama di daerah Jawa
dan Indonesia, Habib Luthfi Bin Yahya kemudian melanjutkan pencarian ilmu
agamanya ke Mekah kemudian ke Madinah, dan dilanjutkan ke beberapa negara timur
tengah lainnya. Di sana beliau mendapatkan ilmu dan berguru kepada ulama-ulama
besar. Beliau juga berguru kepada wali-wali Allah dan mendapatkan beragam ilmu
Agama Islam seperti ilmu syari’ah, tasawuf, dan thariqah dan tasawuf.
Dari berbagai ulama besar tersebut kemudian Habib Luthfi mendapatkan Ijazah
baik Ijazah Khos maupun Ijazah 'Am dalam bidang dakwah nasyru syari’ah atau
menyebarkan syari’ah. Selain itu juga kitab-kitab tauhid, kitab-kitab hadits,
kitab-kitab shalawat, tashawuf, sanad, thariqah, kitab thariqah, riwayat,
bacaan-bacaan aurad, tafsir, dirayat, nahwu, tashwuf, nasab, hizib-hizib,
sanad-sanadnya, dan kitab-kitab kedokteran. Selain kesemuanya itu, dalam ilmu
Thoriqoh beliau juga mendapatkan ijazah untuk membaiat.
Guru-Guru Habib Luthfi Bin Yahya
Al Alim al ‘Alamah Sayid Ahmad bin ‘Ali bin Al Alamah al Qutb As Sayid
‘Ahmad bin Abdullah bin Thalib al Athas Sayid al Habib al ‘Alim Husain bin
Sayid Hasyim bin Sayid Umar bin Sayid Thaha bin Yahya (paman beliau sendiri)
Sayid al ‘Alim Abu Bakar bin Abdullah bin ‘Alawi bin Abdullah bin Muhammad al
‘Athas Bâ ‘Alawi Sayid ‘Al Alim Muhammad bin Husain bin Ahmad bin Abdullah bin
Thalib al ‘Athas Bâ ‘Alawi.
Beliau belajar di madrasah tersebut selama tiga tahun.
Silsilah Thariqah dan Baiat Habib Luthfi Bin Yahya
Al Habib Muhammad Luthfi Bin Ali Yahya mengambil thariqah dan hirqah
Muhammadiah dari para tokoh ulama. Dari guru-gurunya beliau mendapat ijazah
untuk membaiat dan menjadi mursyid. Diantara guru-gurunya itu adalah:
Thariqah Naqsyabandiah Khalidiyah dan Syadziliah al
‘Aliah Dari Al Hafidz al Muhadits al Mufasir al Musnid al Alim
alAlamah Ghauts az Zaman Sayidi Syekh Muhammad Ash’ad Abd Malik bin Qutb al
Kabir al Imam al Alamah Sayidi Syekh Muhammad Ilyas bin Ali bi Hamid
Sanad Thariqah Naqsyabandiayah al Khalidiyah
Sayidi Syekh ash’ad Abd Malik dari bapaknya Sayidi Syekh Muhammad
Ilyas bin Ali bi Hamid dari Quth al Kabir Sayid Salaman Zuhdi dari Qutb al Arif
Sulaiman alQuraimi dari Qutb al Arif Sayid Abdullah Afandi dari Qutb al Ghauts
al Jami’ al Mujadid Maulana Muhammad Khalid sampai pada Qutb al Ghauts al Jami’
Sayidi Syah Muhammad Baha’udin an Naqsyabandi alHasni.
Sanad Thariqah Syadziliyah
Dari Sayidi Syekh Muhammad Ash’Ad Abd Malik dari al Alim al al Alamah
Ahmad an Nahrawi al Maki dari Mufti Mekah-Madinah al Kabir Sayid Shalih al
Hanafi ra.
Sanad Thariqah al ‘Alawiya al ‘Idrusyiah al ‘Atha’iyah al Hadadiah dan
Yahyawiyah
Dari al Alim al Alamah Qutb al Kabir al Habib ‘Ali bin Husain al
‘Athas. Afrad Zamanihi Akabir Aulia al Alamah al habib Hasan bin Qutb al Ghauts
Mufti al kabir al habib al Iamam ‘Utsman bin Abdullah bin ‘Aqil bin Yahya Bâ
‘Alawi.
Al Ustadz al kabir al Muhadits al Musnid Sayidi al Al Alamah al Habib
Abdullah bin Abd Qadir bin Ahmad Bilfaqih Bâ ‘Alawi.
Al Alim al Alamah al Arif billah al Habib Ali bin Sayid AlQutb Al Al
Alamah Ahmad bin Abdullah bin Thalib al‘Athas Bâ ‘Alawi.
Al Alim al Arif billah al Habib Hasan bin Salim al ‘Athas Singapura.
Al Alim al Alamah al Arif billah al Habib Umar bin Hafidz bin Syekh
Abu Bakar bin Salim Bâ ‘Alawi.
Sanad Thariqah Al Qadiriyah an Naqsyabandiyah
Dari Al Alim al Alamah tabahur dalam Ilmu syaria’at, thariqah, hakikat
dan tashawuf Sayidi al Imam ‘Ali bin Umar bin Idrus bin Zain bin Qutb al Ghauts
al Habib ‘Alawi Bâfaqih Bâ ‘Alawi Negara Bali. Sayid Ali bin Umar dari Al Alim
al Alamah Auhad Akabir Ulama Sayidi Syekh Ahmad Khalil bin Abd Lathif
Bangkalan. ra.
Dari kedua gurunya itu, al Habib Muhammad Luthfi mendapat ijazah
menjadi mursyid, hirqah, talqin dzikir dan ijazah untuk bai’at talqin.
Tokoh Islam lain :
Jami’uthuruq (semua thariqat) dengan sanad dan silsilahnya:
Al Imam al Alim al Alamah al Muhadits al Musnid al Mufasir Qutb al
Haramain Syekh Muhammad al Maliki bin Imam Sayid Mufti al Haramain ‘Alawi bin
Abas al Maliki al Hasani al Husaini Mekah.
Sanad Thariqah Tijaniah
Al Alim al Alamah Akabir Aulia al Kiram ra’su al Muhibin
Ahli bait Sayidi Sa’id bin Armiya Giren Tegal. Kiyai Sa’id
menerima dari dua gurunya; pertama Syekh’Ali bin Abu Bakar Bâsalamah.
Syekh Ali bin Abu Bakar Bâsalamah menerima dari Sayid ‘Alawi al Maliki. Kedua
Syekh Sa’id menerima langsung dari Sayid ‘Alawi al Maliki.
Kegiatan Dan Aktifitas Habib Luthfi Bin Yahya
- Pengajian Thariqah tiap jum’at Kliwon pagi (Jami’ul Usul thariq al Aulia).
- Pengajian Ihya Ulumidin tiap Selasa malam.
- Pengajian Fath Qarib tiap Rabu pagi(husus untuk ibu-ibu)
- Pengajian Ahad pagi, pengajian thariqah husus ibu-ibu.
- Pengajian tiap bulan Ramadhan (untuk santri tingkat Aliyah).
- Da’wah ilallah berupa umum di berbagai daerah di Nusantara.
- Rangakain Maulid Kanzus (lebih dari 60 tempat) di kota Pekalongan dan daerah sekitarnya. Dan kegiatan lainnya.
Jabatan Organisasi Habib Luthfi Bin Yahya
Ra’is ‘Am jam’iyah Ahlu Thariqah al Mu’tabarah an Nahdiyah.
Ketua Umum MUI Jawa Tengah dll.
Inilah habib beneran, pembawaanya tenang menggambarkan jiwa yang tenang. Ajaran2nya sangat menyejukan & ilmunya mumpuni..
BalasHapusYA ROBB . PANJANGKAN UMURNYA YG BAROKAH . SEHAT JASMANI RUHANI . ISTIQOMAH . SELAMAT DUNIA DAN AKHIRAT . AMIIN . ALFATIHAH
BalasHapus